Vinkim’s Weblog

Entries categorized as ‘Perempuan’

MERTUA DAN MENANTU

10 Mei 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Aduh…!!! Pusing deh sama mertuku ini…

Kenapa sich??? Punya ibu mertua kayak dia??? Sebel! Benci! Pengen rasanya…

Eeiitt……tunggu! Jangan anda biarkan segala macam sumpah serapah keluar dari bibir anda yang manis. Hubungan mertua dan menantu yang kurang harmonis biasanya lebih sering terjadi antara menantu dan ibu mertua. Sangat disayangkan jika hubungan seperti ini berubah menjadi kerikil dalam keharmonisan hubungan dengan pasangan kita, istri atau suami kita. Demi menjaga keharmonisan dan kelanggengan hubungan dengan pasangan kita, cobalah beberapa tip memperbaiki hubungan mertua dan menantu.

Tip memperbaiki hubungan mertua dan menantu yang kurang harmonis:

  • Harus kita ingat bagaimanapun juga mertua adalah orang tua pasangan kita. Jika anda berselisih dengan ibu dari pasangan kita, ingatlah! Ibu pasangan kita adalah ibu kita juga. Ada pepatah “Ridho Allah tergantung ridhonya orang tua”. Doa ibu mertua bisa jadi jalan bagi kesuksesan kita. Jangan sampai hati kebencian kita menyakiti hati mertua kita.
  • Terimalah segala kekurangan mertua. Mertua kita yang memang bukan orang tua kita sudah pasti memiliki kebiasaan sikap dan tingkah laku yang berbeda dengan kita. Kebiasaannya yang terkadang tidak pas menurut kita. Cobalah untuk menerimanya. Namanya juga orang tua, selalu memandang anak adalah anak, hingga terkadang lupa anaknya telah dewasa dan berumah tangga.
  • Jika sikap dan tingkah laku mertua benar-benar tidak pas menurut kita, cobalah berbicara langsung. Berbicaralah secara baik-baik sebagaimana kita berbicara dengan ibu kita. Terkadang ibu mertua tidak menyadari bahwa anaknya telah berkeluarga. Memiliki keluarga sendiri dengan prinsip dan pondasi berumah tangga yang dibangun berdua dengan pasangannya. Mulailah terbuka dengan mertua, apa yang tidak pas menurut kita dan segeralah ungkapkan perasaanan anda. Jangan hanya anda pendam dalam hati. Perasaan sebel, marah, tidak suka terhadap mertua pada akhirnya dapat menjadi bumerang bagi keharmonisan keluarga anda sendiri. Hubungan anda dengan mertua yang tidak harmonis dapat menjadi kerikil dalam hubungan anda dengan pasangan anda.
  • Kita juga tidak boleh egois, bahwa kita merasa yang paling benar sendiri. Kita sebagai manusia pasti juga memiliki kekurangan. Pernahkah anda menyadari sikap anda yang kurang simpati terhadap mertua mungkin saja telah menyakiti hati seorang ibu? Ibu pasangan anda yang tidak lain adalah mertua anda? Jika anda telah dapat menerima kekurang mertua, tidak ada salahnya untuk memulai hubungan harmonis dengan mertua dengan cara meminta maaf kepada mertua terlebih dahulu. Memang berat untuk meminta maaf terlebih dahulu apalagi jika kita merasa bahwa ketidakharmonisan dengan mertua dikarenakan sikap dan tingkah laku mertua yang terlalu campur tangan serta kata-kata mertua yang tajam menurut telinga kita. Berbesarhatilah, meminta maaf dan mulailah berbicara dari hati ke hati dengan mertua, niscaya sekeras apapun mertua , hati seorang ibu tetap menginginkan kebahagian anak dan mertuanya.

Semoga hubungan anda dengan mertua anda menjadi lebih harmonis. Dan hubungan anda dengan pasangan anda memperoleh kebahagiaan dunia dan akherat.

Kategori: Perempuan · Tak Berkategori
Ditandai: , , , ,

tip menjadi ibu rumah tangga yang bahagia

28 April 2008 · 1 Komentar

Profesi ibu rumah tangga adalah profesi yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Ibu rumah tangga bekerja sedari bangun pagi hingga mata kembali terpejam. Jika memiliki asisten yang membantu atau orang sering menyebutnya pembantu rumah tangga, pekerjaan ibu rumah tangga sedikit terbantu. Bagaimana dengan seorang ibu rumah tangga tanpa adanya seorang asisten? Semua hal dilakukan seorang diri, mulai dari mempersiapkan sarapan, bekal sekolah, yang memiliki anak balita harus memandikan mereka,menyuapi, mengantar sekolah,memasak, menjemput anak sekolah, menyiapkan makan siang, menemani belajar, hingga malam menjelang pekerjaan ibu rumah tangga belum berhenti hingga mata terpejam. Tidak ada yang namanya hari libur.

Tanpa kita disadari terkadang rutinitas sehari-hari yang padat dapat menjadikan seorang ibu rumah tangga mengalami kejenuhan,kebosanan atas rutinitas sehari-hari. Belum lagi persoalan ekonomi yang menambah beban pikiran. Tidak ada lagi senyum dan tawa lepas. Emosi seorang ibu dapat berubah manjadi seorang pemarah dan mudah tersinggung. Kondisi ini tidak baik dalam kehidupan berumah tangga, anak dan suami pada akhirnya juga merasakan dampak dari perubahan ini. Bagaimana agar seorang ibu rumah tangga kembali ceria dan tersenyum bahagia?

TIP MENJADI IBU YANG BAHAGIA:

  • Bayangkan paling tidak tiga hal apa yang ingin dilakukan oleh anda seorang ibu, kemudian berikan waktu bagi anda untuk melakukan apa yang menjadi keinginan anda. Seperti melakukan hobi anda, hobi yang tidak pernah dilakukan kembali semenjak berumah tangga. Bagi anda seorang bapak, bantulah si ibu untuk dapat meluangkan waktunya melakukan hobinya.
  • Luangkan waktu untuk memanjakan diri, pergi ke salon, walau sekedar potong rambut dan creambath. Jangan berpikiran membuang-buang uang, sisihkan sedikit uang belanja untuk anda sendiri. Jangan biarkan diri anda terlihat kusam dan lusuh. Kesibukan anda mengurus anak dan memasak di dapur jangan menjadikan anda mengesampingkan penampilan. Pergilah ke salon akan memberikan penampilan yang baru bagi anda. Perawatan yang diberikan salon juga akan merelexkan dan menyegarkan anda. Penampilan anda yang baru dan segar juga dapat menambah daya tarik bagi suami.
  • Anak tidak hanya tanggung jawab anda sebagai seorang ibu. Tidak ada salahnya membagi tugas pekerjaan rumah tangga dengan suami, seperti memandikan anak dan menjaga anak. Disamping meringankan pekerjaan seorang ibu dengan memandikan dan bermain dengan anak akan mendekatkan hubungan anak dan bapak.
  • Berlibur , berlibur tidak harus mahal,dapat dilakukan dengan bersantai sejenak ditaman.

Ibu bahagia… anak dan suamipun akan bahagia

Kategori: Perempuan · Tak Berkategori
Ditandai: , , ,

Jadi ibu rumah tangga atau wanita karir?

8 April 2008 · 1 Komentar

Hei mbakyu sumi! Udah lama gak ketemu nih, kira-kira udah tiga tahun kita gak ketemu. ( Dua sahabat yang telah lama tidak berjumpa akhirnya melepas kangen dengan jabatan tangan dan pelukan yang erat. Sumi yang usianya satu tahun lebih tua selalu dipanggilnya mbakyu). Mbakyu,meskipun satu kampus, ternyata kesibukan tlah menyita waktu kita yo. Sudah lama kita gak pernah ketemu. Waktu bener-bener cepat berlalu ya mbak…,tanpa kita sadari tau-tau sudah tiga tahun meninggalkan bangku SMA . Gimana kabarnya sekarang? Piye kuliahnya ? Sudah slesai? Bagas,pacar mbakyu di SMA dulu sekarang udah di wisuda lho.

Iya tho, khabarnya Retno bentar lg juga mau kelar, besok mau maju sidang. Lha njenengan kapan le mau sidang?

Walah…(Sri sahabat lamanya mesam-mesem sambil menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal), ya ndak taulah mbakyu… mumet sirahku kalo ditanya tesis. ( Pertemuan kedua sahabat itu hanya berlangsung singkat, mereka berpisah karena masing-masing harus mengikuti mata kuliah yang mereka ambil )

Setahun kemudian… pertemuan kedua sahabat kembali terjadi.

Akhirnya…, gak nyangka ya mbakyu … kita bareng le wisuda…., sehabis wisuda mau kemana? Mau nyoba nyari kerjaan di Jakarta? Atau…jangan-jangan mau nikah dulu nih…

Iya, pancen aku mau nikah, abis wisuda rencananya dua bulan lagi aku mau tunangan, trus lima bulan kedepan aku mau nikah.

Edan tenan, kayak dikejar anjing aja , lari kenceng tho mbakyu

Apa salah kalo kita nikah dulu? nyari kerjaan gampang… ntar aja kalo udah nikah, toh dia gak melarang aku kerja kok. Wong sekarang aku udah keblenger sama yang namanya cinta. Apalagi yang dicari kalo gak nikah, iya tho…

Iya mbakyu, mumpung udah ada yang nglamar ya mbakyu ya…, aku ini belum punya jodoh mbak, susah! Dulu…kalo pulang kampung selalu ditanya kapan slesai kuliah, lha kok sekarang mulai ditanya mana pacarnya, lha pasti bentar lagi ditanya kapan nikahnya … gak ada habisnya yo mbak

Lha rencana njenengan habis wisuda ini trus mau kemana?

Ya, cari kerja mbak. Mengejar karir di Jakarta, mudah-mudahan kesampaian… jadi wanita karir.

Empat tahun tlah berlalu…

Ee… mbakyu…, mbakyu khan??

Iya! E..ladalah… tambah ayu aja njenengan…, bener-bener udah jadi wanita karir yo…, dandanan njenengan nyetil banget…, bener-bener jadi wanita jakarta kayak artis-artis ibukota. Akhirnya cita-citamu kesampaian. Jeng, kita duduk sambil ngobrol-ngobrol dulu yuk!ada waktu? Kita duduk ditaman sana yuk! Bisa?

Mm…bolehlah mbak!

( setelah mendapatkan tempat duduk yang nyaman, Sumi menyodorkan bingkisan pada Sri). Sambil ngobrol kita makan brownis, tadinya brownis ini mau aku antar ke tempat tante. Berhubung rumahnya kosong tidak ada orang ya aku bawa pulang lagi. Kebetulan sekali ketemu njenengan, skalian nyicipi brownis buatanku.

Waa… asyik bener nih. Mmm….brownis buatan mbakyu bener-bener enak! ( Tanpa ragu-ragu sri melahap brownis pemberian sumi. Rupanya brownis buatan sumi memang enak,telah membuat sri ketagihan, potongan brownis pertama tidak dapat memuaskan sri. Sri terus mengambil potongan kedua, ketiga,…)

(Diamatinya Sri sekali lagi. Sumi merasa heran melihat perubahan Sri) jenengan emang udah berubah! Ayu tenan! ndak kayak dulu, dekil! ha.ha.ha

Ah…mbakyu bisa aja…, cantik begini sudah menjadi keharusan mbak….Setiap pagi sebelum masuk kantor tak sempetin nyalon dulu mbak, lha penampilan juga bisa menunjang karir je mbak, jadi PeDe mbak…alias percaya diri. Atasan juga senang kalo kita tampil rapi.

Seneng tenan yo …jadi wanita karir bisa punya waktu buat kesalon mempercantik diri, kantong juga tebal, kadang aku jadi iri…, iri sama njenengan, iri sama orang yang punya kesempatan kerja, suka nyesel…kenapa dulu buru-buru nikah…

Mbakyu ndak kerja?

Kerja…?? Walah…itu udah jadi impian yang terkubur jeng. Setelah nikah ternyata langsung di kasih rezeki punya anak, bersyukur juga sih jeng…, tapi pada akhirnya gak sempat nglamar kerja…waktuku udah habis buat ngurus anak,dapur, sama suami. Aku khan gak pake pembantu jeng, smua tak pegang sndiri. Terkadang suka jenuh, bosan, suntuk rasanya.

Wahh…mbakyu memang ibu rumah tangga sejati! Kenapa gak nyoba nglamar kerja aja mbakyu? Putra mbakyu khan udah besar begini…

Jeng…jeng,impian itu udah terkubur! Mana ada perusahaan yang mau nrima aku sing gak punya pengalaman kerja ini? Lagi pula aku lulusan tahun bangkotan, udah lama jeng…,udah basi! njenengan pasti bahagia ya…, bisa jadi wanita karir…, cantik! punya jabatan! kantong tebal! jadi gak harus tergantung sama suami, punya penghasilan sendiri. Iya tho…?!

Gak juga mbak…, sampai kepala tiga ini aku masih sendiri…,pengenn… rasanya punya anak…tapi lha gimana… suami aja aku belum punya! Boro-boro suami mbakyu, calonnya aja belum ada. Justru aku iri sama mbakyu, gak kesepian …ada suami yang nyayangi mbakyu, punya anak yang lucu-lucu. Sebenernya… aku pernah dijodohin sama orangtua di kampung, tapi kalau nikah trus aku harus pindah ke kampung halaman bagaimana dengan karirku mbak? Aku sih pengennya tetep di Jakarta, maunya bisa berkeluarga tapi karir tetap jalan. Ya gitu mbak,sampai sekarang belum menemukan jodoh yang tepat. Susah nyarinya, kebanyakan laki-laki dikantorku sudah punya anak istri.

Ya…, boleh aja jeng mengejar karir…, tapi jangan lupa… beri waktu buat diri sendiri. Jangan berkutat pada lingkungan kantor aja…,ikutan perkumpulan hobi apa kek, sapa tau dari situ ketemu jodoh. Atau ikutan kontak jodoh juga gak ada salahnya lho!

Iya mbakyu…, tapi mbakyu juga harus mencari sesuatu yang menyenangkan… jangan hanya anak,dapur, sama kamar thok. Mbakyu juga harus ada waktu buat mbakyu sendiri. Biar gak bosen! Kalo bosen,suntuk terus nanti keliatan lebih tua lho mbakyu…

Emang aku keliatan lebih tua ya?

Dikitt.. he.he, makanya mbakyu juga perlu ke salon…,gak cuma saya yang kerja di kantor aja…, nanti kalo mbakyu gak merawat diri bisa-bisa suami mbakyu tak gondol lho…

Wo…yen njenengan wani… Awas!! ha.ha.ha

ha.ha.ha, tenan lho mbakyu…, kalo mbakyu cuek sama penampilan mbakyu,suami mbakyu kalo gak tak gondol yo bisa-bisa di gondol temen kantornya.

Waduh ! Udah jam segini… aku harus njemput si sulung!

Wah…,gak terasa ya mbakyu…, sudah dua jam kita ngobrol. Aku juga ada rapat, untung masih ada waktu. Brownis ini buat aku aja ya…

Ambil aja, sudah ya…, sampai ketemu lagi!!( Dengan melambaikan tangan dan setengah berlari Sumi meninggalkan tempat dimana mereka duduk tadi)

(Teriakan sumipun dibalas Sri dengan teriakkan pula, tanpa mempedulikan orang-orang ditaman yang menoleh kearahnya) Mbakyu…jangan lupa!! Cari sesuatu yang menyenangkan!!

Iya…udah dapat kok!!!NULIS DI BLOG !!!!

Kategori: Perempuan · Tak Berkategori
Ditandai: , , , ,